Rabu, 05 Mei 2010

Menuju Mahameru

Rabu, 5 Mei 2010

Hari berlalu seperti biasanya. Kerja di depan layar dengan YM yang selalu aktif :). Tiba-tiba teman kuliah ku, sebut saja Anggit, nge-buzz dengan sapaan tradisionalnya. Dia muncul dengan suatu ajakan yang menurutku cukup membuat ku merasa bersemangat. Naik ke Semeru. Sebenarnya sudah lama ajakan ini ku dengar. Tp karna itu setahun yang lalu, aku berpikir itu hanya suatu lonjakan ketertarikan akan Gunung Semeru dari dia. Namun sepertinya kali ini agak sedikit berbeda dari tahun lalu. Tanggal dan bulan rencana pendakian sudah dia tetapkan. Great!! Kesempatan baik untuk melihat keindahan gn. Semeru dengan puncak Mahameru nya di ketinggian 3676 mdpl (tertinggi di pulau Jawa).

Setelah chatting dengannya, aku jadi kepikiran dulu pernah baca timeline nya Metro_TV di twitter soal aktivitas vulkanik gunung Semeru yang cukup intense sehingga di status siaga pun ditetapkan.
Pada bulan maret 2o10, lewat situs berita Antara juga memberitakan adanya aktifitas vulkanik yang terus meningkat. Berikut kutipannya:

"Aktivitas vulkanik Gunung Smeru meningkat sejak 25 Februari hingga Sabtu (6/3), saat ini sudah kembali normal. Namun, sewaktu-waktu bisa meningkat lagi," kata Kepala Pos Pantau Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Suparno, saat dihubungi ANTARA News dari Surabaya, Minggu.

"Memang terjadi guguran lava pijar, namun dalam ukuran kecil yang meluncur hingga jarak 900 meter dari kawah Gunung Semeru," paparnya.

Ia menjelaskan, sepekan ini terjadi kecenderungan peningkatan kegiatan gempa vulkanik, gempa tremor harmonik dan adanya sinar api di kawah Jonggring Saloko yang diikuti guguran lava dari Mahameru (puncak Semeru).

"Guguran lava dari puncak Semeru mengindikasikan magma sudah berada di permukaan kawah Jonggring Saloko. Petugas pos PPGA selalu memantau perkembangan aktivitas vulkanik setiap saat," ucapnya...





Untuk sementara ini bencana yang perlu diwaspadai adalah guguran meterial dari lereng gunung ketika hujan turun yang dinamakan Lahar dingin. Mengingat, mendekati bagian puncak hingga ke puncak gunung Semeru di tutupi oleh material lepas dan tidak ada vegetasi. Bagi pendaki gunung, kondisi semacam ini setidaknya cukup menyulitkan dan rentan terhadap bahaya apabila tidak berhati2.

Kembali ke rencana tadi, aku pada awalnya cukup tertarik namun ada sedikit kewaspadaan setelah menyadur berita mengenai gunung Semeru. Rencana pendakian insyaallah dijadwalkan tanggal 12-17 Juli 2010. Kemungkinan musim hujan sudah selesai meskipun cuaca di puncak gunung sering berubah. Ditambah lagi dari situs dephut taman nasional Bromo Tengger Semeru http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_bromo.htm
dikatakan bahawa waktu pendakian yang baik adalah bulan Juni s/d Oktober atau Desember s/d Januari.

Jalur yang ditempuh kemungkinan dari Malang-Ranu pane-Ranu kumbolo-Arcapada-Mahameru. Ranu kumbolo adalah danau yang terbentuk dari letusan G. Jambangan yang membentuk kawah dan terisi air. Memiliki air yang jernih dan banyak pendaki yang beristirahat disini. Dari Ranu Kumbolo - Arco Podo (arca kembar) ke puncak Mahameru dicapai dalam waktu 8-10 jam (sumber darimana-mana). Waah.. lumayan juga ya. Tapi dengan semangat dan niat yang kuat, senantiasa diberikan jalan dan kemudahan. Fisik harus primajasa kalo gini :)

Yah, semoga rencana ini di ridhoi Yang Maha Pencipta dimana ini semata-mata untuk mengagumi ciptaan-Nya, menikmati dan mensyukuri semua yang diberikan oleh-Nya. Amin.

"as you grow older, you'll find the only thing you regret is the thing you didn't do" (Zachary Scott)

3 komentar:

Life in Adorable (L.I.A) Fab Story mengatakan...

kalo dapat cuti aku yo melu...;p

andar-trianto mengatakan...

yoo.. look ahead dong. Kalo ada kerjaan di bulan juli, diselesaikan bulan Mei :))

Ka-el mengatakan...

skarang lu lagi ngos2an ..hehe...posting foto2nya yang buanyak Ndar!!
Salam dari Kashif :)